Boleh jadi, sekarang ini Rifqi Alfian dari Gresik menjadi
nama yang sangat populer. Betapa tidak, petisinya yang dibuat melalui
www.change.org untuk menghentikan Yuk Keep Smile (YKS) ternyata memberi
pengaruh lebih dahsyat dibanding tindakan yang sudah dilakukan Komisi Penyiaran
Indonesia (KPI). Betapa tidak, jika KPI baru bergerak mengeluarkan surat ke
Trans TV setelah sekian lama YKS tayang, petisi yang dibuat Rifqi -belum sampai
sebulan- justru sudah berhasil mengguggah 29.764 pendukung per Minggu, 5 Januari
2014 ini.
Memang, saat ini dibutuhkan orang-orang seperti Rifqi yang
berani melawan kapitalisme yang menjangkit di pertelevisian nasional. Meski
tidak sepaham 100% dengan Rifqi -terutama dalam hal menghentikan program,
karena saya tetap ikut aturan KPI sebagai pemegang amanat - , tetapi saya salut
dan respek dengan tindakannya.
